rickyfirman

Kita adalah Da'i di setiap tempat dan masa

Istana Pasir [4]

ENIVRONMENT WEATHER[Sebelumnya]

Menjelang tengah malam Idam terbangunkan oleh suara geledek yang membahana. Ia tersentak kaget. Mukanya pucat pasi. Seketika ia teringat sesuatu.

“Istananya!” Idam berseru. Ia menoleh kesamping. Diguncang-guncangnya tubuh kakaknya yang tertidur pulas. Dengkurannya sangat keras.

“Kak, ayo bangun! Istananya, Kak! Istananya!”

“Hmmm…” Kakak Idam hanya bergumam pelan lalu mendengkur lagi.

Terbayang kecemasan di wajah Idam. Hujan di luar sangat deras dan anginnya bertiup kencang. Ia khawatir terjadi sesuatu dengan hartanya yang paling berharga itu. Hanya saja ia merasa takut; takut pada hantu dan setan. Hantu malam konon suka memangsa anak-anak kecil. Namun Idam punya sebuah mimpi. Impian yang memberikan kekuatan padanya. Mimpi yang tak boleh hilang lagi. Mimpi yang memaksanya bangun dan bergegas keluar. Ditatapnya malam kelam di hadapannya.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: Kisah, , ,

Istana Pasir [3]

[Sebelumnya]

istana pasir 3Akhirnya selesai juga!

Istana pasir itu, istana pasir karya Agim dan Idam, telah selesai sesuai dengan keinginan mereka. Tingginya hampir setinggi tubuh Idam. Bentuknya semi abstrak. Agim memberitahu adiknya tentang letak-letak kamar tidur, kamar tamu, WC, dapur dan tempat shalat. Agim berjanji besok pagi ia akan menambahkan kolam renang disana. Airnya tidak asin.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: Kisah, , ,

Istana Pasir [2]

[Sebelumnya]

istana pasir 2

Idam dan Agim berjalan lesu menuju deretan kapal di tepi pantai. Di sana anak-anak lain sedang asyik bermain. Mereka tidak sekolah.

“Dam!” Seru Agim tiba-tiba. Idam tersentak kaget. “Kamu jadi anak jangan cengeng, tahu!”

Idam menatap protes. “Tapi, kak…” Ia terisak-isak.

“Idam kan cuma mau istana. Kok nggak boleh!? Idam kan ingin buat istana yang besaaar… sekali. Biar Bapak nggak usah kerja lagi.” Ucapannya makin pelan.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: Kisah, , ,

Istana Pasir [1]

istana pasirSuatu hari, setelah terpukau oleh sebuah film India di televisi, Idam merengek minta hal aneh pada emaknya; sebuah Istana.

Ya, sebuah istana!

Dan itu tidaklah main-main! Segala cara dan rayuan ia lancarkan demi mendapatkan apa yang ia inginkan itu. Ia merengek, berjanji tidak ngompol lagi, menangis bahkan bergulingan di tanah.

Idam (anak itu telah berusia lima tahun) bahkan berkata bahwa ia tidak akan berhenti sebelum emaknya mengabulkannya!

Emak Idam pusing sekali. Kepalanya berdenyut-denyut. Sudah seminggu ini dapurnya tidak berasap. Suaminya tidak melaut karena setiap malam badai terus mengamuk. Padahal emak Idam tahu bahwa perut tak mengenal kata libur. Berkali-kali kepala perempuan itu melongok keluar mencari kakak Si Idam. Ia makin pusing karena rumah masih berantakan.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: Kisah, , ,

tvquran.com

TvQuran

Arsip

Kalender

Mei 2012
M S S R K J S
« Des    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Facebook

RSS detiknews

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
rajawaliweb

Blog Stats

  • 8,318 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.