Dalam semua bahasa yang kita kenal, makna ‘orang pintar’ selalu indentik seseorang yang menguasai satu atau lebih disiplin ilmu. Dalam Islam, misalnya, orang pintar berarti seseorang yang menguasai ilmu-ilmu syari’ah. Di negeri-negeri Barat orang pintar adalah orang yang menguasai teknologi, pintar berpolitik atau pandai melipat gandakan uangnya. Itulah makna yang lumrah. Namun di Indonesia, ketika kita menggunakan istilah ‘orang pintar’ ini, seringkali kita mendapati dua makna yang berbeda. Makna yang pertama adalah makna umum, yakni bagi orang yang mendapatkan ilmunya di sekolah-sekolah umum atau sekolah agama. Makna kedua, yakni makna yang (anehnya) lebih sering digunakan, ‘orang pintar’ berarti orang yang mengetahui hal-hal gaib. Gaibnya pun gaib versi Indonesia. Orang pintar yang dimaksud adalah dukun. Begitulah kira-kira. Baca entri selengkapnya »
Filed under: Renungan, Al Qur'an, Do'a, Dukun, Ilmu, kematian, Pintar, Putih



Komentar