rickyfirman

Kita adalah Da'i di setiap tempat dan masa

Mengapa Harus Belajar Al Qur’an [2]

Alasan Klasik

Ikhwah fillah

Ketika kita dihadapkan pada peluang belajar Al Qur’an, sering muncul gangguan-gangguan yang akhirnya membuat kita mundur dan menunda-nunda peluang tersebut. Dan mungkin selalu ada saja alasan yang seakan masuk akal, sehingga kita tidak lagi merasa bersalah ketika mengabaikan tugas yang sangat penting ini. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Renungan, , , , , , , ,

Mengapa Harus Belajar Al Qur’an? [1]

Assalamu ‘alaikum warahmatullah…

Tujuan kita berkumpul di majlis ini, hari ini, adalah Al Qur’an. Semoga ini bukan yang pertama. Dan kalaupun yang pertama, semoga bukan yang terakhir. Kita disini akan menggali pemahaman kita, “Mengapa aku harus belajar Al Qur’an, dan mengapa aku harus mengajarkannya?”. Interaksi dengan Al Qur’an adalah kenikmatan. Tapi kenikmatannya tidak dapat dirasakan dengan hanya melihat dari jauh. Ia akan terasa nikmat jika kita terjun ke dalamnya. Ia akan terasa indah jika kita tenggelam ke dasarnya… Baca entri selengkapnya »

Filed under: Renungan, , , , , , , ,

Orang Pintar

Dalam semua bahasa yang kita kenal, makna ‘orang pintar’ selalu indentik seseorang yang menguasai satu atau lebih disiplin ilmu. Dalam Islam, misalnya, orang pintar berarti seseorang yang menguasai ilmu-ilmu syari’ah. Di negeri-negeri Barat orang pintar adalah orang yang menguasai teknologi, pintar berpolitik atau pandai melipat gandakan uangnya. Itulah makna yang lumrah. Namun di Indonesia, ketika kita menggunakan istilah ‘orang pintar’ ini, seringkali kita mendapati dua makna yang berbeda. Makna yang pertama adalah makna umum, yakni bagi orang yang mendapatkan ilmunya di sekolah-sekolah umum atau sekolah agama. Makna kedua, yakni makna yang (anehnya) lebih sering digunakan, ‘orang pintar’ berarti orang yang mengetahui hal-hal gaib. Gaibnya pun gaib versi Indonesia. Orang pintar yang dimaksud adalah dukun. Begitulah kira-kira. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Renungan, , , , , , ,

Ketika Rasul Mengharamkan yang Halal [3]

[Sebelumnya]

ESENSI AYAT PENGHARAMAN

Meskipun kisah di surat ini adalah tentang hubungan suami istri, esensi ayatnya bersifat umum. Hal ini mesti dipahami benar-benar dan ditaati sepenuhnya oleh kita kaum muslimin, yakni:

“Tidak boleh mengharamkan apa yang telah dihalalkan oleh Allah dan tidak boleh menghalalkan apa yang telah diharamkan olehNya” Baca entri selengkapnya »

Filed under: Tadabbur Al Qur'an, , , , , , , , , , ,

Ketika Rasul Mengharamkan yang Halal [2]

[Sebelumnya]

TENTANG CINTA

Rasa cinta itu adalah satu hal yang suci. Dan setinggi-tinggi kecintaan adalah kecintaan kepada Allah. Seharusnyalah suami istri saling mengingatkan di dalam ketaatan dan ketakwaan, bukan dalam maksiat dan keburukan. Sungguh dusta yang besar bila seseorang mengatakan mencintai pasangan hidupnya, tapi apa yang ia ucapkan atau ia lakukan akan menjerumuskan pasangannya ke dalam jurang neraka. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Tadabbur Al Qur'an, , , , , , , , , , ,

tvquran.com

TvQuran

Arsip

Kalender

Mei 2012
M S S R K J S
« Des    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Facebook

RSS detiknews

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
rajawaliweb

Blog Stats

  • 8,318 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.