Seorang munafik enggan bangun subuh
Shalat berjamaah bak bertemu musuh
Ia sangat takut tubuhnya terbasuh
Oleh air wudhu jiwanya pun lusuh
Munafik punya kaki tapi slalu terjatuh
Munafik punya tangan namun dia lumpuh
Tangannya berpegangan pada pohon rubuh
Hatinya sedang sakit, jiwanya makin keruh
Ia orang beriman tapi tak sungguh-sungguh
Karena di matanya surga teramat jauh
Hatinya makin keras tak pernah mau patuh
Namun tetap tersenyum karna takut dibunuh
Wahai orang beriman cepatlah engkau kayuh
Sampan kebenaranmu agar musuh menjauh
Virus kemunafikan cepat menjangkiti ruh
Secepat satu kota dihantam angin puyuh
Neraka untuk hati yang angkuh
Surga untuk diri yang patuh
Tak maukah kau sungguh-sungguh?
rickyfirman



Komentar